Koma
Kuperhatikan dedaunan yang jatuh ke bumi
tidak tepat mengenai garis vertikalnya
entah karena ajakan angin yang memutarinya
bisa juga karena bentuk dan beratnya
atau berpindahnya tanah yang dituju
Kuperhatikan tetes air yang jatuh ke bumi
tidak semua berhasil dirangkumnya
entah karena ada pengahalang
bisa juga karena sudah habis sebelumnya
atau menyatu dengan tetes lainnya
Kuperhatikan api unggun yang berwarna merah
tidak menakutkan hanya menghangatkan
entah karena lembabnya malam
bisa juga karena telah memberi impian
dan cahayanya menerangi alam
Kuperhatikan tanah yang kugenggam
tidak ada semut atau binatang kecil lainnya
entah karena ini bukan pintu masuknya
bisa juga karena sudah berpindah
dan ada tempat yang lebih menjanjikannya…
koma… bukan tanda tanya atau titik…
semua bergerak tanpa henti dan tanpa lelah
lalu kenapa aku terjebak di dalamnya…?
musiriver, 16/12/2007
siBEGO
Filed by siBEGO at Desember 16th, 2007 under catatan siBEGO